Challenge Yourself Every Single Day

Senin, 03 Oktober 2016

Rejeki Pernikahan

Setelah melepas masa lajang saya jadi sedikit notice pasangan pasangan muda disekitar saya. Ada teman teman baik saya masa SMA yang juga menikah diwaktu berdekatan dengan saya. Ada juga selebgram yang beberapa kali mengupdate waktu bersama keluarga/pasangan mereka via gambar ig. Senang, semua menampilkan kebahagiaan. Menikah adalah soal mencapai tujuan bersama. Tujuan utama tentu saling mengingatkan akan Surga, agar kelak berjodoh dunia hingga akhirat, Amin. Alhamdulilah soal mimpi lainnya saya dan suami punya tujuan yang sama. Pengen terus belajar. Kebetulan suami adalah seorang pengajar, tentu harus menempuh studi lanjut. Kalau saya murni pengen belajar lagi, melanjutkan studi master saya. Ada beberapa teman yang sudah menikah dan keduanya sama sama dpt beasiswa. Akhirnya bisa sekolah bareng di universitas impian. Semoga bisa ketularan juga, hehe

Ada salah satu selebgram yang saya ikuti, newlywed juga namanya Thataljundiah. Baru saja jadi seorang ibu dari seorang putra juga. Lalu beberapa kali saya lihat ig nya dia ternyata sedang menempuh studi lanjut di Leeds UK. Bersama dengan sang suami yang ternyata juga dapat beasiswa LPDP. lalu anaknya dititipin siapa ya? (Pikir saya) ternyata anaknya dititipin ke orang Indonesia yang sedang ada disana. Saat menikah memang merencanakan sesuatu harus lebih matang. Misalnya jika ternyata suami duluan yg harus berangkat sekolah, lalu istri harus stay dulu sama anak di home country, LDM dulu deh jd nya. Atau kalau keduanya sama sama berangkat dan sekolah bareng lalu anaknya dititipin siapa saat sekolah nanti. Atau jika ternyata sama sama berangkat tapi beda universitas dan beda negara bagian trus anaknya gimana.

Ya kadang pernah berfikir seperti itu. Sepertinya kok rumit sekali. Namun setelah lihat mbak ThatalJundiah saya jadi menyadari bahwa semua yang nampak rumit dan tidak mungkin ternyata bisa di jalani. 

Answering some of your frequently asked question :)! 1. Dua-duanya kuliah? Iya dua-dua nya kuliah, kami jadi teman satu sekolah lagi. Kalau selesai kuliah, fakultas kami sebelahan jadi Tryas jemput ke depan sekolah ku. 2. Terus Ago sama siapa? Hihi, iya kami pun nekat awalnya dengan keyakinan kalau sampai sana kami bisa split waktu jam kuliah ganti-gantian jagain Ago. Ternyata, banyak yang bentrok :'). Alhamdulillah, Allah selalu kasih jalan, ada warga Indonesia yang berkenan kami titipkan Ago kalau kami berhalangan. Sampai nanti bulan April Ago sudah bisa masuk sekolah (Nursery). Insha Allah.

*Ago = Nama Baby mereka 

Setelah lihat postingan mbk Thataljundiah diatas saya menyadari bahwa tidak ada yang menghalangi jalan kita selain kita sendiri. Beberapa kali juga saya melihat teman saya yang keduanya sama-sama dapat beasiswa dan berangkat walau harus terpisah kota. Lalu sang istri ternyata hamil dan melahirkan disana. Wah ini lebih keren lagi, batin saya. Mungkin itu yang disebut rejeki pernikahan. Karena Allah berjanji
“Dan nikahilah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (dinikahi) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32) 
Selain itu saya juga lagi follow mbak AngellaFransisca, belum begitu tahu sih cuman setahu saya dia adalah seorang pengusaha dibidang fashion hijab. Dia juga baru melahirkan putri yang lucu sekali.

----
Mungkin postingan ini sedikit geje, hahaha. Intinya saya lagi suka lihat pasangan-pasangan muda disekitar saya. Bagaimana mereka menikmati hari hari nya dengan pasangan, serta bagaimana mereka bahagia dengan tujuan dan impiannya masing-masing

Happy Tuesday Folks
Kantor, 4 Oktober 2016

0 comments :

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas