Challenge Yourself Every Single Day

Rabu, 28 September 2016

Tentang sebuah musim: Musim Nikah

Beberapa bulan ini sungguh dipenuhi dengan undangan pernikahan. Utamanya teman teman saya generasi 90an. Tiap tahun musim nikah atau memang baru saya sadari bahwa saya dan teman teman sebaya memang sudah menginjak waktunya nikah.

Saya baru saja menikah 5 bulan lalu, tepatnya Mei 2016. Disusul dengan 3 teman dekat saya yaitu Soffa (Mojokerto - awal Mei), Marlina (Lamongan - akhir Mei) dan Rila (Malang - akhir September). Setelah sebelumnya Lala, Tsabita dan Hilmia (Tahun 2014). Cukup mengejutkan memang ternyata di tahun 2016 ini kami sama sama melepas masa lajang. Yang paling mengejutkan adalah Tsabita dan Saya, krn memang tdk ada riwayat sedang pacaran atau dekat dengan siapapun. Tapi ujug ujug sebar undangan, hehe


Demikian hal nya di sosial media. Facebook misalnya (tiap hari masih kudu buka FB, soalnya kerjaan saya ada disitu), undangan teman SMP pun turut bertebaran dengan ramainya. Lalu foto foto bahagia duduk di pelaminan juga makin ramai memenuhi timeline. Disusul dengan foto test pack dan usg kandungan buat mereka yang newlywed dan dapet baby (senengnyaaa, semoga cepet ketularan :D )

Aku juga pernah berada di fase itu. Fase dimana dengan bahagia membagi kabar baik lwt undangan. Lalu pasang foto jadi manten (sayang saya belum sempet prewed). Setelah itu foto manten di jadiin profil di sosmed, bahagia rasanya, layaknya relationship goal gitu. Setelah itu memasuki fase di mana status status sosmed jadi makin mendayu dayu

"Alhamdulilah sudah halal"
"Makan malam ditemenin suami 💙"
"Nggak papa kena macet, sekarang uda ada yang nemenin, makasih istriku"
"Masakan spesial buat Suami"

Dan lain sebagainya ............

Ya gitu deh, honeymoon fase, fall in love everyday everywhere 😘😘😘😘

------

Sebagai manten anyar saya sangat memaklumi mereka mereka yang juga ada di fase ini. I fell it, love is in the air. Beberapa kali saya juga datang ke kondangan teman dan mem-flash back apa yang pernah saya rasakan dulu. Jadi raja dan ratu sehari, BAHAGIA. Saya merasa jadi yang paling cantik dengan balutan wedding dress impian. Teman dan saudara datang memberikan ucapan selamat.


Memang menikah adalah sekali seumur hidup. Itulah kenapa hari itu begitu spesial dan harus diabadikan agar kelak bisa terus dikenang. Demikian hal nya dengan fase dan musim nikah ini. Mari sama sama memaklumi bahwa yang lahir tahun 90an sudah tak muda lagi. Hahaha

Yang belum menemukam jodohnya semoga segera ditemukan. Yang sudah menikah semoga segera punya dedek dan bahagia selalu.

Kantor, 28 September 2016

0 comments :

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas