Challenge Yourself Every Single Day

Kamis, 26 Maret 2015

Afternoon talk with Mr. Philipine

24 Maret 2015

Salah satu spot yang susah untuk ditemui di Surabaya adalah nuansa pedesaan yang dingin dan tradisional. Tapi ternyata ada. walaupun tidak tepat di Surabaya namun di Waru Sidoarjo yaitu perbatasan antara Sidoarjo dan Surabaya. Tepatnya dijalan Bridgen Katamso Sidoarjo dan tempat ini bernama O-Jamur. Sebuah resto yang fokus pada eco green living style alias restoran ramah lingkungan. Yang menarik adalah semua menunya disajikan dari olahan jamur termasuk sate dan steaknya. Dan yang membuat semakin memikat adalah lingkungan sekitar yang membawa kita berada dalam sensasi makan ditengah sawah.

Welcome to O-Jamur !
Ini dia foto dari suasana di O-Jamur, keren kan. Disini selain bisa dijadikan tempat makan juga ada kolam renang untuk anak-anak dan juga wisata agriculture lainnya. Contohnya kita bisa masuk ke kebun pembudidayaan jamur, lalu ada kebun singkong dan kolam ikan yang dipenuhi dengan angsa. Tempat ini juga bisa dipakai untuk rekreasi anak sekolah untuk belajar bersama alam.

Tempat makan bernuansakan rumah tradisional
So refreshing !
Di tempat inilah saya bertemu dengan kedua teman saya dari Philipine. Keduanya adalah seorang peneliti dari universitas di Filipina yang datang ke Indonesia untuk meneliti mengenai kegiatan NGO berbasis lingkungan di Indonesia. Salah satu yang mereka datangi adalah Komunitas Nol Sampah Surabaya yang memang concern pada gerakan lingkungan. Setelah sebelumnya kami berbincang-bincang di basecamp, lalu kami bertiga bersama dengan Pak Some (Founder) dan mbak Hani serta kedua peneliti tersebut datang kemari. Kami tunjukkan tentang sebuah resto yang ramah lingkungan. FYI, di resto ini tidak menggunakan MSG, bawang merah dan putih serta tidak pakai plastik seperti sedotan atau sendok plastik.

Perbincangan kami sangat seru siang itu. Ternyata di Filipina mereka juga punya masalah lingkungan yang sama dengan di Indonesia. Khususnya untuk sungai yang dijadikan tempat sampah bagi masyarakat. Mereka juga tertarik untuk mengetahui proses pendampingan orang-orang yang berada di pinggir kali Surabaya yang kena gusur. Sebelum datang ke komunitas nol sampah, sebelumnya mereka sudah mengunjungi Wisata Mangrove di Surabaya dan prihatin masih ternyata banyak sampah. Usai berdiskusi kami sempatkan mencicipi masakah di O-Jamur.

Menu sehat ala O-Jamur
Semua makanan disini sangat direkomendasikan untuk di coba, Khususnya bagi anda para vegan maka tidak akan binggung untuk pilih menu. Oiya bagi yang mau kesini Resto ini buka jam 11.00-14.00 lalu tutup dan buka kembali jam 17.00-21.00. Kalau mau kemari silahkan ajak semua keluarga karena disini bisa jadi tempat foto yang menarik seperti dipedesaan. Daaan, perbincangan saya dengan kedua peneliti dari Filipina akhirnya berakhir juga. Mereka mengucapkan terima kasih banyak sudah mau membantu penelitiannya. Tak lupa kami berikan oleh-oleh berupa kripik Jamur pedas dan abon Jamur.

Me with Mr. Pocholo and Mrs. Carmencita
from Asian Institute Management Philipine

1 comments :

Laila mengatakan...

Lagi search 'les ganesha operation' eh ketemu blog ini, salam kenal mbk

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas