Challenge Yourself Every Single Day

Selasa, 10 Februari 2015

Lesson learn (again)

Alkisah, bulan Januari yang lalu saya mendapatkan tugas liputan mengenai tragedi Airasia QZ8501 yang baru saja terjadi akhir tahun 2014 lalu. Saat itu sudah hampir 27 hari peristiwa itu terjadi, namun saya baru dapat jatah meliput Airasia kali ini. Yang harus saya wawancarai adalah seorang Kepala Dinas salah satu dinas di pemerintah kota saya. Berdasarkan pengalaman, cukup susah untuk bertemu orang nomor satu di suatu dinas. Harus janjian dulu dengan sms atau tlp and I did. Tapi tak kunjung dibalas sama orangnya. Akhirnya saya memutuskan untuk langsung datang ke kantor beliau, barangkali beliau nya masih ada dan available untuk saya wawancarai. Kebetulan saya juga sedang dikejar deadline pengumpulan berita, jadi alangkah baiknya jika segera saya selesaikan liputan yang satu ini, pikirku.

Saat berada di kantor saya ditemui oleh security dan saya bilang maksud kedatangan saya. Dan ternyata sang kepala dinas ada, dan saya dipersilahkan untuk menunggu didepan ruang beliau. Sambil menunggu saya melihat daftar nama korban Airasia yang tertulis di sebuah papan tulis didalam kantor ini. Di sana tertulis jelas berapa korban yang sudah teridentifikasi dll. Saya cermati satu persatu nama korban, barangkali ada yang kenal. Hingga tak terasa saya dipanggil untuk masuk kedalam. Didalam saya diterima dengan baik dan saya ajukan pertanyaan pertanyaan spontan yang terlintas di kepala saya. Hingga akhirnya beberapa menit terakhir saya BLANK, lupa mau tanya apa sehingga hening hingga beberapa menit. "Emmm, sebentar pak," kata saya sambil gugup.

Tidak bisa dibohongi mata beliau terlihat menunggu pertanyaan apa yang mau saya tanyakan. Saya semakin gugup dan otak saya tidak bisa bekerja. Lalu saya ulangi lagi pertanyaan saya sebelumnya (dari pada diem aja). Sialnya saya memang tidak mempersiapkan daftar pertanyaan tertulis atau keyword apapun (yang memang biasanya saya lakukan saat wawancara dengan narasumber saya yang lain. Beberapa menit kemudian saya sudahi wawancara karena data yang saya butuhkan sudah cukup. Lalu saat saya beres beres, beliau pun bertanya pada saya.

" Baru berapa hari mbak jadi wartawan?"
Surabaya, 14 Januari 2015 

0 comments :

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas