Challenge Yourself Every Single Day

Kamis, 06 Februari 2014

Pengalaman Les di Ganesha Operation (GO)

google images

Perlukan Les Tambahan?

Sudah menjadi hal wajib bagi para siswa siswi kelas 3 SMA untuk belajar tekun menghadapi Ujian Akhir Nasional (UAN). Ya, UAN seakan menjadi momok tersendiri bagi siswa siswa kelas akhir ini. Tak terkecuali saya yang saat itu menjadi siswa kelas 3 tahun 2009. Sejak awal naik kelas 3 semua guru sudah memberikan intensif untuk menghadapi UAN dengan memberlakukan try out tiap bulan. Dan juga me-rolling kelas kami berdasarkan nilai try out. Ini dilakukan dengan tujuan agar siswa siswi lebih mudah belajar dengan teman teman yang memiliki 'tingkat' yang setara. Saat itu saya berada di kelas C, ditengah tengah lah jadi nggak bodoh bodoh banget.

Selain program intensif UAN yang diberikan di sekolah, semua teman teman saya juga berburu masuk ke bimbingan belajar. Memang Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) menawarkan banyak solusi dan trik untuk menghadapi soal soal UAN dengan cepat. Sehingga tak heran LBB sangat laris manis jika menjelang UAN begitu. Rasanya tidak ada capek nya belajar seharian penuh. Pulang sekolah jam 15.30 kemudian dilanjutkan berangkat les sore hingga menjelang malam. Otak serasa diperas, karena sekolah selama 3 tahun di tentukan dalam 3 hari. 

Kebetulan Malang adalah kota pelajar, sehingga banyak sekali LBB disekitar sekolah saya. Teman teman saya banyak yang memilih Neutron yang berada di dekat stasiun. Tapi saya justru tidak berminat untuk ikut les. Alasan saya karena merasa cukup dengan belajar di sekolah dan tidak ingin memforsir tenaga. Padahal pada kenyataannya kemampuan saya dibidang eksakta atau berhitung cukup lemah. Selain itu saya melihat biaya les instensif UAN yang cukup mahal yaitu sekitar 1.500.000an (tahun 2009). Saya pikir apakah orang tua saya mau mengeluarkan uang sebanyak itu.

Namun lama lama saya ketar ketir sendiri melihat semangat teman teman saya yang belajar tanpa kenal lelah. Akhirnya saya memutuskan untuk mendaftar LBB juga. Saya lumayan lupa alasan kenapa saya tidak ikut teman teman saya di Neutron. Yang jelas saya melihat Ganesha Operation (GO) lebih keren dan memang sedikit lebih mahal sih. Saat itu saya pun mendaftar ke GO bersama satu teman saya. Sayangnya, jarak sekolah saya dengan GO saat itu sangat jauh jadi harus ditempuh dengan menggunakan angkot. Jadi setiap hari harus mengeluarkan uang untuk angkot PP sekitar 5000. Jika teman saya ini sedang membawa sepeda motor maka saya beruntung mendapat tumpangan.

GO taught me a lot

Belajar di GO memang menyenangkan. Hal yang paling saya ingat dan saya pakai hingga saat ini adalah menulis dengan berbagai warna spidol/ bulpoint. Guru guru yang mengajar terampil dalam menyampaikan materi dengan memberikan banyak teknik menghafal dan mengerjakan soal. Biasanya mereka menggunakan singkatan singkatan kreatif untuk materi yang butuh ingatan kuat seperti biologi atau kimia. Saya sangat terbantu dengan teknik ini. Semua materi juga sudah diberikan diawal berupa buku yang sangat-sangat-sangat-sangat tebal. Sayangnya buku tersebut sekarang sudah diloak kan :(

Tak beberapa lama setelah les muncul kabar baik bahwa GO sudah buka di dekat sekolahku. Saya pun pindah ke situ karena cukup jalan kaki maka sudah sampai sehingga saya bisa menghemat uang angkot. Bangunannya masih sangat baru, bahkan saat di kelas bau cat nya terasa menyengat. Karena ini GO cabang baru maka siswa nya sedikit sekali. Tapi saya malah bersyukur karena bisa makin fokus jika dibandingkan di GO sebelumnya. Beberapa bulan les disini akhirnya UAN saya lulus dengan berhasil. Alhamdulilah :))

Intensif SNMPTN: Lolos Pilihan Pertama !

Ganesha Operation di Malang (Google Images)

Lulus SMA bukan berarti semuanya berakhir. Muncul satu problem yang lain yaitu bagaimana menghadapai SNMPTN. Saya sudah lelah selama 3 tahun ini belajar di bidang IPA dan tidak merasa punya bakat dibidang ini. Jadi saya banting stir ke pilihan IPC (Ilmu Pengetahuan Campuran) sehingga saya bisa memilih antara IPA dan IPS saat SNMPTN.

Saya pun mempercayakan untuk mengikuti les kembali di GO dengan program Intensif SNPMTN. Saat itu sudah ada beberapa teman saya yang diterima di perguruan tinggi lewat jalur prestasi. Banyak dari mereka yang mengikuti seperti SIMAK UI, dan banyak tes mandiri lainnya.  Sedangkan saya masih terkatung katung dan pasrah untuk ikut SNPMTN saja. Target saya saat itu adalah Ilmu Komunikasi UNAIR (pilihan pertama), Sastra Inggris UNAIR (pilihan kedua) dan Arsitektur ITS (pilihan ketiga). Saat itu Komunikasi Unair menjadi idola bagi anak anak IPS selain Hubungan International.

Jadi bayangkan saya, saya harus bersaing dengan anak anak IPS yang sudah belajar IPS selama 3 tahun. Sedangkan saya baru akan belajar IPS di GO ini selama 3 bulan kedepan. Oleh karena itu selama 3 bulan itu saya benar benar berjuang keras. Bahkan sendirian, karena hanya 3 orang dari sekolah saya yang les satu kelas dengan saya. Kadang mereka berdua tidak masuk sehingga saya harus berangkat sendirian. Apalagi jadwal intensif SNMPTN hanya diadakan malam hari, sehingga lumayan takut juga kalau berangkat sendirian. Ditambah lagi beberapa teman saya yang sudah lulus mulai meninggalkan asrama. Sehingga siswa kelas 3 yang masih bertahan mengikuti SNMPTN dan tinggal diasrama tinggal segelintir orang. Sepi sekali.

Sejak mengikuti intensif SNMPTN saya mulai belajar Sejarah, Ekonomi dan Geografi. I found my self really enjoy to studied those subject. Walaupun hanya 3 bulan namun para pengajar GO tahu taktik dan strategi belajar dengan cepat. Dengan kelas yang kecil saya juga merasa mendapatkan perhatian yang intens. Sehingga jika ada yang tidak saya tahu bisa saya tanyakan secara langsung. Setiap beberapa minggu sekali juga diadakan Try Out SNMPTN yang juga mengasah mental saya dalam mengerjakan soal.

Overall, saya sangat puas belajar di GO. Saat hari H pelaksanaan SNMPTN saya sangat percaya diri. Walaupun belajar IPS hanya 3 bulan namun ternyata saya dapat mengingat semua materi dengan trik trik yang sudah diajarkan. Saya merasa mudah dalam mengerjakan SNMPTN dan 100% tidak menyontek lho. Alhasil, saya akhirnya LOLOS SNMPTN dengan goal pilihan pertama yaitu Ilmu Komunikasi UNAIR. Ini semua berkat kerja keras saya selama beberapa bulan ini dan bimbingan LBB Ganesha Operation (GO).

Terima kasih GO sudah membantu saya mengantarkan dan membimbing saya menuju universitas impian saya. Hingga saat ini jika saya melewati bangunan LBB GO dimanapun, saya selalu punya kesan dan pengalaman tersendiri di hati. Syukurlah saya tidak salah pilih bimbingan belajar. Tulisan ini bukan promosi lho, tapi pengalaman pribadi sekaligus bentuk rasa terima kasih saya pada GO. Ya, itung itung memberikan rekomendasi yang bagus kan :))

39 comments :

lukmanul hakim mengatakan...

kangen jadi mahasiswa yaaa.... :p
makanya jadi maba(mahasiswa baru) lagi aja mbak
maba S2
(^0^)9

Soffa Zahara mengatakan...

lo dino kirain kamu dulu d neutron hahahah :D

Paramadina mengatakan...

@Lukman : Insya allah secepatnya menyandang status mahasiswa lagi. Nah, Giliranmu ganti status saiki man.

@Cubby : Kagak bi. Anti mainstream ceritanya, bangga jadi anak GO, haha

Nisa Hidayati mengatakan...

Kak mau tanya aku mau ambil ipc di go. Mau tanya tiap hari porsi belajar ipanya berapa ipsnya berapa? Soalnya aku minatnya di ipsnya tp takut ntar porsinya lebih dikit dari ipanya. Makasih

Paramadina mengatakan...

@Nisa Hidayati
Halo Nisa salam kenal.
Seingetku seimbang ya tiap hari ada IPA&IPS nya (hampir lupa krn uda 4 thn yg lalu). Tapi porsi belajar IPS nya mungkin durasinya lbh lama krn emang materi nya yg lumayan banyak. Selain itu sempatkan waktu bertanya pada tutor diluar jam les/membuat janji secara berkelompok. Tapi menurut saya kalo dari IPA mau ke IPC emang hars di genjot IPS nya (bnyk menghafal). Sukses ya

Soalnya tdk sesusah pas tryout kok :)

anisa shalihah mengatakan...

Kakak ambil yg snmptn aja kan? Bukan yg intensif buat un? Soalnya aku baru mau daftar GO kak. Jurusan ips. Jadi agak bimbang. Makasih kak

Paramadina mengatakan...

@Anisa
Halo anisa. Saya ambil kedua nya. Untuk intensif UN dan SNMPTN juga. Gak perlu bimbang, GO insya allah banyak membantu kita belajar kok :)
Sukses ya

Faishal Abdul Aziz mengatakan...

Ka, bantuin yakinin gue dong buat percaya banget sama GO daan pasti lulus ke PTN yang gue mau :)
Masalah nya sekarang gue MA masuk nya jurusan Agama, gmna dong pgn bnget kuliah masuk IPA.
Kira-kira kalau ke GO Lebih baik masuk yg program mana?
Thank's :)

Paramadina mengatakan...

@Faisal:
Aku juga dari MA, tapi ada penjurusannya dan aku pilih IPA. Kalau anak MA juga pasti ada pelajaran IPA dan IPS kan? Kalau berdsrkan pengalaman anak IPA gampang aja masuk IPS, tapi tidak sebaliknya. Aku asumsikan kalau jurusan Agama = IPS (Non science). Jadi kalau mau masuk ke IPA butuh tenaga ekstra (Belajar rumus2 dasar fisika, kimia dkk).

Jadi saran saya ambil IPC saja (Masih ada kan ya?)

Lembaga belajar hanya 40% penyumbang kelulusanmu, sisanya kemampuanmu belajar selama 3 tahun di SMA. Untuk di GO ambil intensif SNMPTN aja, yang IPC. Supaya kamu juga tahu gmn rasanya belajar IPA, and then at the end you can choose whether you capable enough to do IPA or IPS test.
Sukses :)

hetip hwang mengatakan...

Kak aku mau tanya, kalau dari SMK aku pingin ambil jurusan kuliah nanti psikologi, itu enaknya ambil program yang mana ya kak untuk bimbelnya? :)

Paramadina mengatakan...

@Hetip Hwang :
Ambil jurusan IPS aja dek.

Humaira Ihsani mengatakan...

kakak kan ngambil intensif SNMPTN bukannya SNMPTN itu jalur undangan ya?yg dilihat dari nilai rapot?sekarang adanya intensif SBMPTN.

Paramadina mengatakan...

@Humaira :
Halo humaira, aku tes masuk universitas tahun 2009. Saat itu blm ada istilah undangan, yang ada hanyalah jalur masuk SNMPTN yang diperuntukkan untuk Umum. Disini nilai SNMPTN murni menentukan masuk tidak nya universitas (tdk ada andil nilai SMA).

Time flies, sistem sudah berubah ya sekarang. Semangat :D

doraemon simi mengatakan...

Hai kak, aku juga anak go nih..hehe. aku anak ipa ambil program langsung UN+SBMPTN saintek. Sama kayak kakak,aku juga udh lelah di ipa, jd rasanya pengen ambil sbmptn yg soshum aja. Disini muncul kegalauan nih, aku ambil program sbm ipa,tp malah pengen ips. Kalau mau pindah ke sbm ips,kata tentornya gak bisa, jadi harus ambil ipc kalo mau dapet tmbahan yang ips, tp kalo mau ipc mesti nambah uang lagi kak :( . Sebenernya aku juga ada bimbel online sih, menurut kakak aku lesnya mending tetep di sbm saintek trs ngejar materi ips nya lewat bimbel onlineku itu, apa aku ambil ipc di go+bimbel online ?

Paramadina mengatakan...

@Doraemon :
Mending ambil IPC walaupun harus nambah uang dikit. Karena belajar IPS juga lumayan butuh waktu. Ingat, Kita nantinya bersaing dengan anak yang sudah belajar IPS selama 3 tahun. Jadi kudu digenjot kalo emang dr IPA mau ke IPS. Utamanya untuk pelajaran ekonomi karena ada beberapa rumus2 juga, kalau geografi dan sejarah masih bisa dihafalkan

anastasha mengatakan...

kak saya ambil program GO kls 12 sampai intensif tp saya lupa antara silver atau gold. saya ipa, tp saya intensif nya mau pindah ke ips, itu biaya tambahannya kira2 brp ya kak?

anastasha mengatakan...

biaya tambahan dr ipa ke ips berapa ya?tp saya rencananya mau pindah ke ips murni, kira2 tau gak tambahan biaya nya brp

Paramadina mengatakan...

@Anastasha :
Wah kalau soal biaya aku kurang tahu.Soalnya beda tahun, skrng pasti ada harga baru. langsung cek ke tkp aja

anastasha mengatakan...

lalu kalo belajar ips nya itu dr awal bgt kan kak?walaupun nyampur sm anak ips lainnya?terimakasih sebelumnya atas infonya kak :)

doraemon simi mengatakan...

750 rb tambahan biayanya..

Diah Ayu S mengatakan...

Selamat ya kak.. Aku juga anak IPA, tapi pilihan pertama aku Ilmu Komunikasi UNPAD. Sayangnya aku baru menentukan jurusan kuliah yg aku pengen kelas 11. jadi gabisa pindah ke ips :((
Semoga saja nanti saya sukses tes IPC nya dan keterima di Univ impian saya. Amiin. kakak juga sukses ya ^^

Annisha Gusti mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Annisha Gusti mengatakan...

Hai kak, mau nanya nih. Dlu kakak ambil program reguler / silver atau yg lainnya? Lalu seminggu masuknya berapa kali? Trims kak

Paramadina mengatakan...

@Annisha:
Aku program reguler, Seminggu 5x kalau gak salah

Rukmana Arif mengatakan...

Kak kalau kursus di Go tinggal di asrama ya? Berapa lama kak?

Paramadina mengatakan...

@Rukmana Arif : Enggak dek. itu maksudku Asrama ku SMA (Man 3 Malang), jadi bukan asramanya GO :)

Jovanna Manulang mengatakan...

Kak, mau tanya, kalo pindah dari go yang satu ke go yang lainnya bisa? Soalnya go yang aku ikutin sekarang cukup jauh. Dan ternyata ada yang lebih deket & lebih ngirit buat ongkosnya

Jovanna Manulang mengatakan...

Kak, mau tanya, kalo pindah dari go yang satu ke go yang lainnya bisa? Soalnya go yang aku ikutin sekarang cukup jauh. Dan ternyata ada yang lebih deket & lebih ngirit buat ongkosnya

Paramadina mengatakan...

@Jovanna : Emm, not sure dek coba tanya langsung ke pihak GO nya ya, mungkin peraturannya skrng uda beda sama aku dulu

Unknown mengatakan...

Kak kalo saya lulusan SMK mau daftar GO untuk persiapan tes masuk perguruan tinggi baik SBMPTN atau tes mandiri bisa gak kak?dan masuknya ngambil program apa ya?mohon jawabannya kak

Unknown mengatakan...

Kak kalo saya lulusan SMK mau daftar GO untuk persiapan tes masuk perguruan tinggi baik SBMPTN atau tes mandiri bisa gak kak?dan masuknya ngambil program apa ya?mohon jawabannya kak

Irfan mengatakan...

Kak kalo saya lulusan SMK mau daftar GO untuk persiapan tes masuk perguruan tinggi baik SBMPTN atau tes mandiri bisa gak kak?dan masuknya ngambil program apa ya?mohon jawabannya kak

Paramadina mengatakan...

@Irfan : Bisa banget dek, coba langsung dtng ke GO terdekat, soalnya skrng uda banyak program baru yang jauh berbeda dgn program yang ditawarkan pas jamanku. Kalau aku dulu program khusus masuk perguruan tinggi, intensif

Lissa Florencia mengatakan...

Kak, jadwal les nya untuk reguler sbmptn itu mulai jam berapa ya? Terimakasih

Lissa Florencia mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Paramadina mengatakan...

@Lissa : Silahkan tanya ke GO langsung ya dek

Shofi Shofwah mengatakan...

Kak, Aku juga les di GO ni, ambil IPS juga setelah 3 tahun belajar IPA. Tapi waktu pertama kali aku langsung speechless kak, udah gatau apa-apa, telat 3 hari juga dari jadwal masuk yang sebenernya gegara baru balik dari asrama, udah gitu cuma dapet buku yang isinya soal semua. Aku harus gimana ya kak belajarnya? Padahal waktunya mepet banget tinggal 1 bulan gaada��

Paramadina mengatakan...

@Shofwah

Emmm, harusnya memang gak boleh bolos kalo mau dapet materi yang lengkap dek. Apalagi namanya intensif pasti materi dan waktunya padat jadi hrs bisa bagi waktu. Belum nanti yang belajar mandiri dirumah. Oiya untuk buku GO seingat saya ada 2 macam, buku soal dan buku materi kok (dulu tebel banget setebel batu bata :D ).

Jadi saranku tetep keep going masuk kelas sembari ngulang yang ketinggalan. Sukses yaa

MikasaaSya mengatakan...

wah kakak, aku juga lagi les di GO sekarang >< aku jadi tambah semangat buat belajar:3

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas