Challenge Yourself Every Single Day

Minggu, 02 Februari 2014

Belajar Dari Sepasang Sepatu

google images
Beberapa hari yang lalu aku membeli sepatu untuk kesekian kalinya. Ribetnya perempuan, baju dan sepatu harus punya berapa macam. Kali ini aku beli sepatu untuk pesta dan kondangan. Sebenernya nggak butuh butuh amat, tapi berhubung teman teman mulai banyak yang melepas lajang. Jadi alangkah baiknya jika saya menghormati mereka dengan memakai dresscode top to toe yang sesuai. Hahaha

Kisah Tragis Wedges

Dan pilihan saya adalah sepatu wedges. Sebenarnya saya sudah pernah bersumpah untuk tidak beli sepatu wedges untuk yang kedua kalinya. Karena satu alasan yaitu Kapok. Awalnya melihat teman teman pada cantik dan katanya nyaman pakai wedges. Saya jadi ketularan deh, dan beli. Pas ditoko nya dipakai enak, nyoba jalan beberapa langkah kemudian dibeli. Pas giliran hari H dipakai jalan lama ternyata nggak nyaman banget. Kaki lecet, cacat dan sakit semua. Alhasil saya jalan kayak orang aneh, karena menahan rasa sakit di kaki sekaligus malu dilihat orang. Jadi saya jalan senormal mungkin padahal kaki sudah hampir bernanah. Hahaha. Sejak saat itu saya bilang kediri saya sendiri kalo ini adalah sepatu wedges pertama dan terakhir saya.

Dan akhirnya kemarin saya melanggar sumpah saya yang pernah saya ucapakan. Saya beli wedges kedua saya di toko yang hampir sama dengan pembelian wedges pertama. Pas sepatunya saya coba di toko cantik sekali, malah ada ibu ibu yang lewat dan bilang kalo sepatunya cucok di kaki saya. Ditambah mbak penjual nya yang pandai merayu dan memuji. Bodohnya saya, padahal pas di toko saya mencoba sepatu tersebut uda kekecilan, tapi mbak nya bilang akan melar. Yasudah saya percaya dan membelinya T.T Keluar dari toko pun langsung saya pakai itu sepatu dan oke oke saja pada 30 menit pertama. Beberapa menit kemudian saya menyadari hal bodoh yang saya ulangi dulu. Kaki saya lecet dan jalan nya jadi aneh gt, hahaha. Haduhhh nyesel banget nih beli sepatu kayak gini lagi.

Flat is the BEST

And the winner goes to Flat Shoes.
Dengan padat nya aktivitas sehari hari, berpijak dibumi tanpa 'njinjit' adalah hal terbaik dalam hidup saya. Sejak semester satu hingga lulus mungkin saya sudah menghabiskan sekitar 4-6 flat shoes. Jauh berbeda dengan teman teman sepergaulan saya yang punya banyak koleksi sepatu berdasarkan warnanya. Jadi kalau hari ini pakai baju warna merah sepatunya juga warna merah. Malah ada temen nya temanku yang punya silicon hape warna warna. Jadi selain sepatu yang match sama baju, silicon hape juga siap berganti warna menyesuaikan. Duh, repot ya :|

Baiklah hari ini saya akan mendeklarasikan janji saya ketiga untuk tidak beli sepatu berhak lebih dari 3 cm. Apalagi produk yang bukan made in Indonesia. Karena belajar dari pengalaman sepatu wedges saya kemarin kedua nya adalah produk import. Jadi awalnya saya heran kok di toko ini ukuran sepatu saya jadi 37 padahal biasanya 39-40. Selain ukuran kaki yang berbeda, kontur kaki juga berbeda. Dan bodohnya lagi saya baru menyadari hal tersebut. Karena memang semua sepatu yang dijual toko tersebut adalah produk impor.

I Choose you !

Mengambil analogi memilih sepatu sama hal nya dengan memilih sesuatu yang penting dalam hidup. Ketika sepatu baru baru tersebut di pajang di toko sangat mengoda. Apalagi dipoles dengan kilauan lampu toko yang bikin barang jadi beberapa persen labih kinclong. Setelah kita tertarik maka dicoba deh di kaki. Kalau kekecilan gimana? kadang cewek itu suka ngeyel. Kalo sudah kadung suka model sepatunya, tapi ukuran yang pas nggak ada ya nggak papa deh kekecilan sedikit. Toh kan lama lama melar. Padahal pas udah kebeli dan dipakai bener bener nggak nyaman kan? Yes, I do. Ya gitu deh. Sepatu flat shoes ku yang uda butut memang jauh lebih jelek dari pada wedges yang baru ini. Tapi si flat shoes lebih banyak menemaniku kemana mana dan nyaman sekali dipakai. Dan akhirnya kalo suruh pilih ya pakai flat shoes aja.

Kadang yang baru memang lebih menggoda, tapi yang lama sayang untuk ditinggalkan.
So do you still believe in 'Beautiful is Pain'? Poor you

*randomly night*

0 comments :

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas