Challenge Yourself Every Single Day

Minggu, 15 September 2013

Serba Serbi Tips Traveling ke Eropa

Voila...
Hasrat traveling sudah lama tak tersalurkan, dan menulis is the best way to solve it :| Beberapa bulan lalu ada yang bertanya pada saya tentang biaya perjalanan ke Eropa. Well walaupun hanya sebulan traveling ke Eropa tidak ada salahnya lah ya berbagi ilmu dan pengalaman. Saya yakin 100% nggak ada orang di bumi ini yang nggak suka jalan jalan alias traveling. Kenapa coba?
People travel for different reasons. And for me it's just for the sake of traveling itself

Traveling ke Eropa bulan Mei - Juni 2013 lalu adalah traveling pertama saya ke luar negeri. Persiapan sudah saya lakukan sekitar  3 bulan sebelumnya mulai dari finansial mencari sponsor, mengurus visa hingga urusan barang bawaan. Yang paling menguras tenaga memang masalah visa, karena sekuat apapun usaha yang kita lakukan kalo visa nggak approved ya batal lah semua rencana. Tapi justru disinilah keseruan dari traveling yaitu dimulai dari persiapan sebelum berangkat hehehe. 

Traveling low cost ala mahasiswa
Karena aku ke Eropa dalam rangka menghadiri acara mahasiswa internasional jadi untuk urusan finansial bisa dengan mencari sponsor. Ya walaupun sponsor jarang sih yang mau mengcover 100% biaya kita, namun tidak ada salahnya mengerahkan segala tenaga ke perusahaan2 gitu. Lebih cepat lebih baik, karena perusahaan cukup lama memberikan keputusan bakal ngasih apa nggak. TIPS: Jika kamu bukan satu satunya delegasi asal universitasmu maka akan lebih baik menggunakan proposal atas nama kelompok. Perusahaan akan lebih mempertimbangkan nya lho.

Golden Ticket bernama VISA
Visa menjadi kunci utama keberangkatanmu ke Eropa. Almost negara di Eropa butuh visa saat kita mengunjunginya. Tapi syukurlah ada visa Schegen yang mengcover sekitar 25 negara di Eropa jadi nggak perlu ribet. Dulu kesalahan terbesar saya adalah baru mengurus visa H-2 minggu keberangkatan karena menunggu mendapatkan sponsor. Tapi itu adalah kesalahan fatal, karena resiko tidak berangkat jauh lebih besar karena proses pengurusan visa walaupun selesai dalam 3 hari namun jika berkas ada yang kurang maka bisa memakan waktu hingga lebih dari 1 minggu. TIPS : Apply visa 3-2 bulan sebelum keberangkatan, gunakan tiket pesawat PP dengan status BOOKING ternyata nggak apa apa kok. Lebih baik rugi di awal bayar biaya Visa daripada rugi diakhir visa nggak keluar tapi tiket pesawat udah kebeli dan no refund *curhat

Yuk Packing Cerdas
Memperhatikan cuaca di negara yang dituju adalah hal wajib yang harus diperhatikan. Saya kemarin ke Jerman saat summer jadi tahu pakaian seperti apa yang harus di bawa. Ya walaupun summer tapi suhu disana masih dingin sehingga saya membawa 2 jaket tebal. Nggak usah bawa baju banyak banyak, serius, bakal menuh menuhin koper. Cukup bawa 2-3 baju, celana, kerudung yang warna warni. Toh disana juga jarang berkeringat. TIPS: Selain musim, cari tahu juga pakaian yang harus dibawa, summer bukan berarti 100% panas seperti di Indonesia lho ya, nyata nya jaket juga masih butuh di bawa. TIPS : Packing baju dkk dengan cara digulung supaya hemat tempat. Usahakan bawa koper kecil biar gampang mobile selama perjalanan. Bawa 1 tas kain gede kosong dari Indonesia buat tempat oleh oleh nantinya, it works !

Sepatu Yes, Sandal No     
Katanya juga sering hujan disana jadi saya bawa sandal tapi ternyata nggak kepakai sama sekali karena definisi hujan disana adalah gerimis. Jadi sepatu masih bisa ngatasi, apalagi dingin juga suhu nya jadi pakai sandal adalah disaster. Another mistake adalah saya pakek flatshoes cantik dan bukan sepatu kets atau sport. Berdasarkan pengalaman saya disana jalan kaki adalah hal paling sering kita lakukan. Jarang 1-2 km adalah wajar untuk ditempuh berjalan kaki. Jadi menggunakan sepatu kets atau sport are better. "Your shoes is not match in this weather." kata host ku pas di Jerman kemarin. Hahaha, Alhasil sampek Indonesia flatshoes ku udah tak berbentuk. TIPS : Pilih sepatu senyaman mungkin untuk jalan jauh, sepatu juga jadi alat penghangat kaki mu selama di Eropa.

Tas Pinggang atau Ransel?
Selain koper kamu juga butuh membawa tas yang berisi surat surat penting seperti visa, kartu kredit, hingga uang tunai. Kalo saya kemarin bawa tas selempangan yang selalu saya taruh di depan jadi mudah diawasi. Namun ternyata tas selempangan nggak cukup praktis buat mobile kemana mana, ribet. Tas ransel bisa menjadi pilihan karena lebih nyaman dan mudah di bawa. Tapi hati hati, apalagi saat ke Paris, karena tas yang memiliki resleting terlihat akan lebih mudah di buka pecopet. Jadi ada baiknya untuk menyimpan visa, uang, cc bisa dengan memakai kaos dalam yang memiliki kantong. Konyol sih, cuman ini aman banget apalagi kalo ditinggal tidur tidur di bus/kereta.

Camera
Mengabadikan moment saat traveling adalah hal wajib ya. Kemarin saya membawa kamera jenis DSLR yang ukuranya cukup gede. Oleh karena itu saya membawa tas selempangan yang gede pisan buat tempat ni kamera. Dan serius ribet :|. Selain ribet bawa, juga ribet mikir takut ilang, dan ribet ngeluarin trus masukin lagi. Jadi saya tidak merekomendasikan membawa DSLR saat traveling (ala ransel) ke luar negeri. Saya prefer pakai kamera HP yang emang bagus atau tukar DSLR anda dengan kamera digital yang lebih tipis.

Transportasi Antar Negara di Eropa
Prinsip saya adalah traveling ala ransel yang low cost, kenyamanan jadi nomer2. So, I choose Bus as my transportation. Bus di eropa bernama EUROLINES dan harganya jauh sangat lebih murah dari pada naik kereta. Walaupun tidak melayani seluruh negara di Eropa namun almost negara negara yg kece ada di list destinasi nya Eurolines. Konsep nya adalah bus malam, jadi ini saya siasati untuk menghemat biaya penginapan juga karena malam nya saya bisa tidur di bus dan sampai di tujuan pas pagi hari. Pilihan transportasi yang lain adalah naik kereta cepat antar negara bernama ICE, Thyls dan masih banyak lagi. Harganya relatif mahal sekitar 100Euro keatas, namun waktu tempuh hanya 3-4 jam saja.

Budget
Traveling ke Eropa mahal ya? iya mahal, mangkanya harus cerdas mensiasatinya. Untuk bisa terbang kesana saya sudah menabung sejak semester 3 lho. Nabung, nabung dan nabung. Kecuali mama papa mu mau ngasih fresh money H-1 bulan kamu berangkat, hehe. Ini nih kira kira biaya saya selama kesana

Tiket Pesawat PP CGK - FRA $972
Tiket Pesawat PP SUB - CGK 1jt
Visa $70 
Travel Insurance $63 
Tiket Bus Jerman -  Amsterdam 44,50 Euro
Tiket Bus Amsterdam - Paris +/- 30 Euro
Tiket Bus Paris - Jerman 43 Euro
Tiket Kereta Dalam Negeri dan Kota (Akumulasi) +/- 30 Euro
Uang Saku, Jajan, Oleh oleh +/- 50 Euro

Bagaimana dengan uang hotel? Alhamdulilah selama di Eropa nggak keluar budget buat penginapan sama sekali. Karena memang numpang di kenalan di tiap negara. Di Jerman ada dosen dan teman teman PPI Jerman, di Belanda ada tante dan di Paris nya tidur di stasiun. Jadinya saya bisa save banyak dan dialokasikan ke yang lain seperti makan atau beli oleh oleh.

Travelmate
Traveling sendirian emang nggak seru. Masak foto foto sendiri, makan sendiri dan tersesat sendirian. Hahaha. Travelinglah minimal dua orang dan maksimal 4 orang, itu cukup. Selama di Eropa aku sama sekali nggak tahu siapa travelmate ku ke belanda dan paris. Ya spontan aja akhirnya pas tahu kalo Dea, Angga dan Pandu juga mau ke negara yang sama. Get Some, Lose Some sih. Get Some nya seru aja bisa saling melengkapi, misal si Dea ternyata pinter bahasa Jerman, Si Angga pinter baca Peta Metro dan Si Pandu pinter momong kita semua :p. Lose Some nya mungkin kita baru kenal dan tahu karakter mereka selama perjalanan, jadi baik atau buruk ya terima aja, tapi so far mereka baik semuaaa *hug*

Jadi, sudah ada gambaran mau pergi kemana? Mulai nabung dari sekarang ya. Yang belum punya paspor segera bikin sana :)) See you in other post. Happy Traveling !

14 comments :

Dyah Hapsari Fajarini mengatakan...

Mau kak :3 apply beasiswa gimana ya kak ya?

Paramadina mengatakan...

@Dyah

banyak dek jalannya, ikutan milis beasiswa di yahoo, coba follow juga @tweetkuliah :)

selebihnya berusaha dan berdoa.

Muhammad Hamdun mengatakan...

keren mbak.. paris oh paris. mimpi yang belum terwujud salam kenal mbak..

twitter: @KeongTraveler
instagram : keongtraveler
http://chk2489.blogspot.com/

Paramadina mengatakan...

Thank you :)

Muhammad Alfin mengatakan...

cara gaet sponsor gmana? buat proposal dulu? terus timbal balik kita ke perusahaan yg mendanai apa?

Paramadina mengatakan...

@Alfin
Saya membuat proposal kelompok dr tim universitas. Kami list perusahaan potensial yg sekiranya mau memberi (referensi drteman2 dan pengalaman mengajukan sponsor untuk acara2 kampus). Timbal baliknya biasanya mrk hanya minta logo di cantumkan dan juga LPJ diakhir acara

Eka Arief mengatakan...

Wah sangat menginspirasi dan menambah wawasan buat kalo ke eropa hehehe... Semangat mbak dan semoga saya bisa nyusul juga kesana aamiinn... :)

muhammad sigit aliudin mengatakan...

keren sekali eropa nice blog about u travel nice www.facebook.com/fiestaindonesia/

Unknown mengatakan...

Halo kak dina, saran nya keren
Sy mau nanya dong kak, di paris tidur nya di station? Station kereta kak? Barangnya dsimpan dmn kak? Bagi ilmu nya dong kak, minggu depan aku solo traveling eropa jg :)

Ikram Hanafi mengatakan...

Halo kak dina, saran nya keren
Sy mau nanya dong kak, di paris tidur nya di station? Station kereta kak? Barangnya dsimpan dmn kak? Bagi ilmu nya dong kak, minggu depan aku solo traveling eropa jg :)

Paramadina mengatakan...

@Ikram : di Bus station, tapi underground jg. Barang nggak disimpan dimana-mana, jadi ya tas ransel dijadiin bantal sementara tas lainnya didekep sambil tidur. tidurnya gantian juga sama temenku, saling menjaga soalnya darurat, lagian Paris banyak imigran jd kudu hati2 selama disana. Mau traveling kemana?

Dream Tour mengatakan...

pengalamannya sangat menarik ka, jangan lupa cek juga itinerary Muslim Tour Eropa sama Paket Umroh Desember 2016. Terimakasih

tas fandy mengatakan...


Thanks for sharing.. yuk bagi yang minat order tasnya, Sebelum kehabisan model2 yg lagi update,bisa kunjungi katalog kita di pabrik tas kita,..
toko tas kita menyediakan banyak model tas cewek, tas kantor yang bisa di pilih-pilih, pemesanan bisa partai besar maupun kecil dengan harga relatif murah

NB : HATI2 DI PABRIK TAS JOGJA INI BANYAK TAS2 BAGUS dan KECE !!!

Thank's.

Dita Urdita mengatakan...

di paris tuh bener banyak copet ya? jadi takut gitu kalau jalan2 pake tas ransel ke sana, temen juga pernah ada yg kecopetan hapenya :(

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas