Challenge Yourself Every Single Day

Kamis, 06 Juni 2013

ISWI 2013 : Get to know each other (Day 1)

Cerita sebelumnya : A Long Way to ISWI

31 Mei 2013 

Pagi pagi sekali saya, Halim dan Pak Sur berangkat dari Escborn Sud. Pak Sur mau mengantar saya dan Halim ke stasiun untuk berangkat ke Ilmenau. Lewat Whatsapp saya berkomunikasi dengan anak ISWI Indonesia lainnya untuk bertemu dan berangkat bersama samaa dari Stasiun Frankfurt. Namun karena hari ini di Jerman sedang libur jadi kereta yang biasanya datang 5 menit sekali jadi datang 10-20 menit sekali. Alhasil sampai di stasiun Frankfurt saya dan halim plonga plongo mencari teman2 indonesia lainnya. Dan sepertinya kami sudah ketinggalan. Namun beruntung, kami ternyata bertemu dengan anak ISWI dari berbagai negara yang memang janjian berkumpul disitu. Alhamdulilahh, kami pun berangkat bersama sama ke Ilmenau.

Bagian tersulit saat travel : KOPER !!!
Salah satu stasiun yang kami lewati
Teman teman ISWI yang baru ketemu di kereta dari berbagai negara
Perjalanan ke Ilmenau dari Frankfurt kurang lebih 4-5 jam. Kami berbanyak harus transit ke beberapa stasiun dan berpindah kereta. Kereta jerman sangat ontime bahkan menitnya. Sedangkan jadwal transit kita tak banyak. Hanya 2-5 menit saja. Sehingga begitu kereta berhenti kami harus langsung turun dengan membawa koper kami yang super super gede. Begitu turun kami harus mencari kereta selanjutnya dengan benar. Benar benar rush hour transit transit seperti ini. Karena jika kami dapat kereta dengan platform (peron) berbeda maka kami harus turun dulu melewati tangga untuk sampai ke sebrang jalan. Susahnya disini, saat turun dan naik lagi lewat tangga dengan membawa koper. Sedangkan kereta uda datang dan beberapa menit lagi berangkat. Hahaha.

Dikereta kami pun saling berkenalan satu sama lain dan bermain permainan Mafia yang dikenalkan temanku dari Vietnam. Saking seringnya saya mendapat peran Mafia dalam permainan ini, mereka pun memanggil saya Mafia selama ISWI -_-. Usai perjalanan panjang kami pun datang di Ilmenauu. Sebuah desa nan cantik dan hijau. Kalo di Indonesia, Ilmenau itu mirip mirip Malang lah, desa semi semi kota. Pertama kali menginjakkan kaki disini kesan nya adalah Dingin. Di Frankfurt aja sudah dingin apalagi di desa nya begini. Setelah menunggu tak lama kemudian panitia ISWI menjemput kita dan mulai mengantar kami ke TUI Ilmenau (Lokasi Acara).

Kami pun disambut meriah oleh panitia. Kami pun menuju sekretariat untuk melakukan registrasi. Saat ini menunjukkan pukul 5 sore. Namun masih banyak peserta yang belum datang, termasuk teman teman saya rombongan dari Indonesia. Wah ternyata rombongan saya halim dkk nyampek duluan. Usai registrasi kami mendapatkan name tag dan rundown selama ISWI. Setelah itu saya harus mencari host yang bersedia menampung saya. Di ISWI memang seluruh peserta akan tinggal bersama host yang terdiri dari mahasiswa dan penduduk setempat. Beruntung saya mendapatkan host mahasiswa setempat bernama Ellen dan Katarina. Mereka berdua tinggal di flat mahasiswa dan bersedia menampung saya, Ida (Brunai) dan Tjang (Vietnam). Yipiiii, kami bertiga pun bergegas ke flatnya dan beristirahat.
My Host: Si cantik Kattarina dan Ellen

***********

31 Mei 2013

Welcome to the first day of International Student Week in Ilmenau !

Senang sekali rasanya bisa bangun pagi ini di Ilmenau dengan badan yang segar setelah seharian kemarin ada di jalan menuju Ilmenau. Tak disangka Ilmenau adalah sebuah desa cantik yang berada di kawasan Thuringen, Jerman. Kawasannya masih sangat asri dan banyak pepohonan seperti di Indonesia. Apalagi udaranya sangat segar sekali bahkan bisa dibilang dingin. Tak beruntungnya kami para peserta ISWI harus kedinginan di musim yang katanya Summer ini. Apalagi untuk yang berada di negara tropis macam Asia, pasti langsung shocked. Pagi ini sekitar 10-14 derajat ditambah angin yang berhembus cukup kencang. Jadi jaket tebal wajib di pakai untuk menghangatkan diri.

Sport Event

Seluruh peserta sudah mendapatkan rundown untuk rangkaian acara ISWI, dan pagi ini acaranya adalah Sport Event. Awalnya saya malas sekali untuk olahraga di pagi dingin seperti ini. Namun ruangan olahraga yang kece abis membuat saya tidak bisa menahan diri untuk mencoba beberapa olahraga. Disini olahraga bukan hanya bertujuan untuk menyehatkan jasmani namun juga rohani. Ada beragam olahraga yang bisa dipilih peserta dan jarang saya temui di Indonesia. Seru sekali, untuk pertama kalinya saya mencoba Slackling dan beragam olahraga Gymnastic. Para peserta dibekali satu kertas kuning kecil ini untuk mencatat point yang didapatkan di tiap spot olahraga.

Saya iri sekali dengan universitas ini, karena walaupun sudah level universitas namun tidak meninggalkan kegiatan olahraga. Bahkan disebelah gedung ini juga tersedia lapangan lari semacam standart olimpiade.Kalo menurut saya di Indonesia selepas SMA sudah tidak ada mata pelajaran olahraga lagi. Acara sport event ini sekaligus ajang dimana para delegasi Indonesia bertemu untuk pertama kalinya. Ya, setelah sebelumnya kami hanya berinteraksi di Facebook dan Whatsapp, akhirnya hari ini bisa lihat langsung muka nya satu satu. 

Sport connect people !

Lecture by Stephen Urbach


Usai sport event, para peserta ISWI disuguhkan dengan presentasi menarik dari Stepehn Urbach. Dia bicara banyak tentang virtual life dengan mengangkat tema "Opportunities and riskc of virtual life". Stephen adalah seorang konsultan untuk Knowledge and Information Management of the Pirate Party di Berlin Senate. Dia juga aktivis internet yang mensuport gerakan demokrasi dalam Arab Spring.

Get to know party
It's time to Party.
Hey, welcome to Europe. Di sini party adalah sebagian dari iman. Haha. Party dan minum menjadi bagian tak terpisahkan di Europe. Maka jangan heran, selama ISWI berlangsung semua club party dibuka tiap malam. Party menjadi ajang saling bertemu dan berkenalan satu sama lain. The place where we can dance, sing and have fun together. Actually this is my first time to go to 'real' party like this. Dimana musik berdentum keras and everyone are dancing. Menyenangkan sekali, tapi sayang delegasi Indonesia harus pulang lebih awal karena mau latihan untuk perform International Bruch besokk.
 
to be continue ISWI Day 2

1 comments :

Eka Arief Setyawan mengatakan...

Wah hebat mbak, jadi termotivasi saya untuk bisa ke Eropa... Doain bisa nyusul ya mbak... Amin :)

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas