Challenge Yourself Every Single Day

Minggu, 01 April 2012

(Behind Story) Seleksi PPAN 2012


Oke. Akhir bulan Maret ini saya dikejutkan karena lolos Tes Administrasi di Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2012 yang di gelar oleh PCMI Jatim & Dispora Jatim. Waw, sounds good kan?! Ini kali kedua aku apply for this scholarship. Tapi yang tahun lalu kagak lolos karena kesalahan teknis pada kata kata 'trush' dan 'trust', hahaha....

Tahun ini aku optimis untuk apply PCMI Jatim 2012 dengan sungguh sungguh mengisi form assignmentnya. Dan alhamdulilah setelah tanggal 26 Maret 2012 kemarin ngumpulin, beberapa hari kemudian langsung pengumuman di website mereka. And my name was there 'P144'

- P144 -






Dari total 600an orang ada 400 orang dengan pembagian masing masing 200 orang untuk cewek dan cowok. Kebetulan dari Komunikasi Unair lolos sekitar enam orang termasuk saya. Jadi ternyata saya tak sendirian untuk ikut tes selanjutnya yaitu tes tulis. Tapi sayang last minute empat teman saya memutuskan mundur sebelum berperang. Jadi tinggal aku berdua dengan Ega yang cantik dan baik hati.

Sebelum bertempur mengerjakan tes tulis tanggal 31 Maret kemarin aku dan Ega baca baca Juklak Juknisnya dulu. Dan ternyata sodara sodara kalo cewek dress code nya kudu pakai Erok alias Rok, sepatu vantoufel dan juga kudu nampilin kesenian budaya kalo lolos tes interview. Awalnya akau sudah panik cari rok. tapi e tapi aku jg kepikiran buat nampilin apa ya tentang kesenian daerah. Yang pada akhirnya aku bawa Angklung yang akan saya mainkan secara single. Luar biasa bukan ^0^v

Sengaja saya blur ya teman teman soal tes tulisnya 
Tepat pukul 08.00 saya dan Ega memasuki ruang di FEB Unair untuk mengikuti tes tulis. Dan ternyata kami berdua adalah tamu terakhir di antara 400 mahasiswa yang sudah siap peralatan tempur mereka. Ya, tahap tes tulis ini lumayang berat karena semua soal in english termasuk matematikanya. Ada 25 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 60 menit. Lumayang menguras energi dan pikiran. Jujur, yang bagian matematika aku kesulitan banget, karena udah lama gak megang soal matematika.

Setelah satu jam berlalu, semua soal dikumpulkan dan we waiting for announcement. Selama kurang lebih satu jam menunggu kami disuguhkan beberapa seminar tentang sekolah di luar negeri. Pergi keluar negeri pasti jadi impian semua orang termasuk saya dan Ega. Aku sengaja pilih Australia - Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) sebagai pilihan pertama. Tidak ada alasan khusus sih, cuman pengen kenegara yang deket sama Indonesia aja dulu.

duduk di belakang nggak kelihatan apa apa
Setelah menunggu akhirnya tiba saatnya mengumumkan peserta yang lolos seleksi dari 200 orang menjadi the lucky 24 orang. Tapi sayang ternyata nama ku dan Ega nggak nyantol sedikitpun, hahahha.....
Kecewa deh, langsung ke kamar mandi nangis. eh enggak lah, ke kamar mandi ganti celana jeans !

Alhamdulilah saya tidak lolos di PCMI Jatim 2012, karena aku yakin ini terbaik buat aku. Memang untuk menang seseorang harus pernah kalah dulu. And i did ! Saya kutip kata mutiara dari nenek di sms yg dia kirim usai tes tulis. Retweet dah :)
"Every ppl have their own luck, in different ways"

7 comments :

lala mengatakan...

hha. gak biasa baca writing style mu yg curcol gini. serasa aneh. kebiasaan yg news report :D

mute mengatakan...

tau nggak sih, dari kegagalan tes kemarin aku lagi-lagi membuktikan 1 hal: batas antara hopeless dan hopefull, antara kecewa dan semangat, antara get down dan get up, itu tipis banget. hhe seperti halnya jodoh, semuanya cuman sekedar soal waktu. dan menguti satu kalimat yang disampein mas-mas penyeleksi interview PPAN kemarin: kita disini tidak sedang mencari yang terbaik diantara kalian, tapi mencari yang terbaik dari masing-masing diri kalian.
selamat mencoba lagi tahun depan. aku bakal lebih siap dan pantas buat diberangkatin ke China :D insyaAllah..

Paramadina mengatakan...

@ Lala :

Bukannya semua tulisanku curhatan ya? hahahaha

@ Mutek :

Kalo mencari yang terbaik menurutku itu klasik. Tapi yang paling penting adalah faktor keberuntungan juga. oia satu lagi, faktor rezeki. Tapi mut biasanya kita memang kudu kalah dulu buat bisa mengatur strategi kedepan. Berdasarkan pengalaman sih :)
Tahun depan aku juga akan nyoba lagi, semoga tahun depan kita baca postinganku ini dari China #hope

mute mengatakan...

keberuntungan cuman bisa dirasakan kalau kita lagi beruntung. kalau enggak, adanya kecemburuan.hha. aku nggak peduli sama keberuntungan! tapi keberuntungan versi einstein kayaknya menarik, keberuntungan adalah ketika kesiapan bertemu kesempatan. hha. kalo keberuntungan nggak memilih kita, kita yang kudu memilih keberuntungan.hha
kalo soal rezeki ya emang iya. rezeki cuman soal versi, nggak cuman model yang begituan aja, kan?! hha
amin mbak.mimpiku sebenarnya bukan kemana, tapi bagaimana atau mengapa.hhe aku nggak mau kayak anak TK, yg ditanya cita2, bilangnya mau jadi dokter, tapi nggak tau kenapa,buat apa, dan apa alasannya dia pengen jadi dokter.hha

laa khaulaa wa laa quwwata illa billah.. hhha

Paramadina mengatakan...

wik kon sangar mut. suwumpah :D

aku berasa bodoh dan o'on ini. Kamu sangat bijak mut, ya, seperti ibu peri.

Salam 45 !

Uqin Bedjo mengatakan...

Mbak bisa tanyaa2 info ke pean kah? Hamdalah aku baru lolos administrasi PPAN, hari sabtu mau tes tulis. Ini nomorQ mabk, Masrukin Unesa: 085733539605

Paramadina mengatakan...

@uniq : Maaf baru baca komennya. Semoga sukses ya :)

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas