Challenge Yourself Every Single Day

Jumat, 25 Maret 2011

Terima kasih telah menyumbangkan darah anda

Siapa sih yang tidak parno dengan jarum suntik. Jangan ditanya. Saya adalah salah satunya. Kalau tidak salah pengalaman menyakitkan yang pernah saya rasakan adalah waktu SD. Ketika giliran 'suntikan' di sekolah dan teman teman SD saya pada nangis ketakutan minta gendong ibu nya. Untungnya saat itu saya cukup tegar karena memang belum tahu rasanya. Hingga segede ini. Jujur, saya masih tidak berani dengan yang namanya jarum suntik.

AYO DONOR: Dapet biskuit, susu dan obat penambah darah lho
Hari ini (25/03) dikampus saya sedang rame kegiatan Donor Darah yang diadakan oleh BEM Fakultas Ekonomi yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan bertempat di Perpustakaan Kampus B Unair. Sejauh mata memandang kegiatan sosial ini memang tak pernah sepi pendonor. Mulai dari remaja, bapak bapak sampai ibu ibu tampak memenuhi ranjang ranjang untuk siap di 'hisap' darahnya. Katanya nih mendonorkan darah sama dengan membuang penyakit dan tentunya menyehatkan tubuh. Tak heran bila ada juga orang yang rutin mendonorkan darahnya bahkan datang langsung ke kantor PMI nya. Hebat !!

Melihat jarum suntik donor darah membuat saya tidak tega menyakiti diri sendiri :) Kalau saja berat badan saya lebih dari 45 kg, suatu saat saya ingin sekali mencoba sensasi jarum suntik donor darah. Disini saya ingin mengapresiasi orang orang yang sudah mau donor darah hari ini. Kalian keren sekali :)

Herannya, ada juga teman saya yang rela donor darah hanya demi dapat goody bag berisi biskuit, susu dan obat penambah darah. hahaha...

2 comments :

Quinie mengatakan...

tok tok... salam kenal sis.
hohohohoho.. kamu sama seperti suamiku, paling takut ama jarum suntik... :D

Paramadina mengatakan...

salam kenal juga mbak :)
jarum suntik tak pernah menyenangkan memang...

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas