Challenge Yourself Every Single Day

Rabu, 10 November 2010

Pahlawan Masa Depan

Hari ini tanggal 10 November. Ya. Hari Pahlawan !!
rindu rasanya upacara di halaman sekolah seperti dulu, walau kepanasan dan capek tapi senang sekali ketika sang merah putih mulai dikibarkan. Hormat grak!! diiringi lagu Indonesia Raya. Mrinding rasanya. Tapi itu dulu...sekarang apakah jiwa nasionalisme itu masih ada? atau malah sudah mati rasa. Dulu aku tak pernah benar benar mengerti filosofi dari upacara. Yang aku tahu itu hanya formalitas belaka. Belakangan ini, pas udah kuliah dan saat aku tak pernah lagi ikut upacara, aku baru tahu artinya. Ya supaya kita tak lupa pada sejarah. Seperti kata Soekarno "Jasmerah" Jangan Sekali Sekali Melupakan Sejarah. Karena sejarah tak hanya sekedar mengisi pilihan ganda saat ujian tapi didalamnya ada peluh, luka dan perjuangan !!

Memaknai pahlawan sekarang bukan hanya mereka yang ada di TMP. Menurutku semua orang yang bermanfaat buat orang lain adalah seorang pahlawan. Seperti adek kecil yang pake baju biru itu. Foto ini aku ambil pas jalan jalan di Mall. Adek ini datang pake sandal jepit, mukanya melas banget. Sambil menenteng sebuah tas kresek item gede yang aku gak tahu apa isinya. Awalnya aku pikir ni adek habis belanja. Tapi dia jalan sendirian kok, gak sama orang tuanya. Dan tiba tiba mas yang pake baju merah itu (pegawai salah satu toko) manggil ni adek pas lewat didepan tokonya. Nah terus si masnya sibuk mengeledah isi tas kresek, dan si adek mengeluarkan toples kecil berisi lombok. Oalah...ni adek lagi jualan gorengan to ternyata...Lalu mas nya ngasih beberapa lembar uang dan dimasukkan lah oleh si adek dikresek putih kecil, membenahi kreseknya dan go away. Meninggalkan aku yang masih bengong. Ya Allah...tak tega saya melihatnya. Anak sekecil itu. Mungkin kita sudah sering melihatnya dipinggir jalan. Tapi kali ini dia jualannya di Mall. Ironi sekali ya. Disaat orang orang yang ada di Mall bisa  mengeluarkan uang jutaan rupiah hanya untuk sebuah jam tangan, adek ini mengumpulkan uang selembar demi selembar dari hasil jualannya. Inilah pahlawan. Setidaknya bagi keluarganya dirumah. Mari kita sama sama belajar dari adek kecil ini arti dari sebuah perjuangan !!

2 comments :

rizaroidila mengatakan...

Ya ampun din...mesakne..
:C kok beli ga gorengane?

Adi Budi Yulianto mengatakan...

yang kamu saksikan adalah kenyataan. Itulah kehidupan yang keras. yang tak melihat siapa pun itu. Hanya uang yang berbicara, bukan hati nurani..

betewe, salam kenal yoow..:)

About me

Foto Saya
Paramadina
Wanderlust
Lihat profil lengkapku

Follow me

Blog Archive

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Páginas